METODE PENELITIAN SEDERHANA

Apakah penelitian itu?

Penelitian merupakan upaya (1) menemukan, (2) mengembangkan, (3) menguji kebenaran suatu pengetahuan melalui prosedur ilmiah, bukan secara nonilmiah, seperti: (1) coba-coba, (2) kharisma, (3) akal sehat/common sense, (4) spekulasi, (5) kebetulan, (6) takhayul, (7) Intuisi, (8) wahyu, dll.).

Apakah prosedur ilmiah?

Apakah anda ingat apa yang oleh Comte disebut tahap positif? Suatu tahap pemikiran masyarakat yang memandang pentingnya pepecahan masalah atau persoalan masyarakat dengan cara-cara yang rasional, empirik, dan objektif. Demikian juga yang disebut prosedur ilmiah. Baca pos ini lebih lanjut

PRANATA SOSIAL

A. pengertian pranata sosial
Pranata sosial adalah wadah yang memungkinkan masyarakat untuk berinteraksi satu sama lain menurut pola prilaku yang sesuai dengan norma- norma yang berlaku di masyarakat sekitarnya. Menurut Horton dan hunt pranata sosial dalah merupakan adalah suatu hubungan terorganisir yang memperlihatkan nilai-nilai dan prosedur-prosedur yang sama, dan yang memenuhi kebutuhan-kebutuhan dasar tertentu dalam masyarakat . Seperti contoh: sekolah adalah sebagai lembaga sosial yang di dalamnya mempunyai aturan-aturan, sehigga dalam proses belajar mengajarnya berjalan dengan baik. Begitupula seperti lembaga masyarakat misalnya bank yang mempunyai aturan tersendiri, dan karyawan-karyawannya bertindak sesuai dengan aturan aturan yang berlaku di lembaga tersebut. Baca pos ini lebih lanjut

PERUBAHAN SOSIAL

Perubahan sosial secara umum dapat diartikan sebagai suatu proses pergeseran atau berubahnya struktur/tatanan didalam masyarakat, meliputi pola pikir yang lebih inovatif, sikap, serta kehidupan sosialnya untuk mendapatkan penghidupan yang lebih bermartabat.Teori dan Pengertian Perubahan Sosial

Pada dasarnya setiap masyarakat yang ada di muka bumi ini dalam hidupnya dapat dipastikan akan mengalami apa yang dinamakan dengan perubahan-perubahan. Adanya perubahan-perubahan tersebut akan dapat diketahui bila kita melakukan suatu perbanding­an dengan menelaah suatu masyarakat pada masa tertentu yang kemudian kita bandingkan dengan keadaan masyarakat pada waktu yang lampau. Perubahan-perubahan yang terjadi di dalam masyarakat,pada dasarnya merupakan suatu proses yang terus menerus, ini berarti bahwa setiap masyarakat pada kenyataannya akan mengalami perubahan-peru­bahan. Baca pos ini lebih lanjut

Dimensi Gerakan Sosial, Perilaku, dan Perilaku Kolektif Dalam Hubungan Antar-Kelompok

  • Dimensi Gerakan Sosial (social movement)

Hubungan antar-kelompok, baik yang berbentuk hubungan antar-ras, antar-etnik, antar-agama, antar-generasi, antar-jenis kelamin, antara penyandang cacat mental atau fisik dengan mereka yang sehat jasmani atau rohani, ataupun antara orang-orang konformis dengan para penyimpang, sering melibatkan gerkan sosial, baik yang diprakarsai oleh pihak-pihak yang menginginkan perubahan maupun oleh pihak-pihak yang mempertahankan keadaan. Baca pos ini lebih lanjut

Perkembangan dan Dinamika Hubungan Antar-Kelompok Sosial

Pendahuluan

Sebagaimana telah diungkapkan dalam pembasan tentang kelompok sosial dan macam-macamnya bahwa kelompok sosial merupakan suatu gejala yang sangat penting dalam kehidupan manusia, kerena sebagian besar kegiatan manusia berlangsung di dalamnya. Disadari maupun tidak, seseorang menjadi anggota suatu kelompok sejak ia lahir di dunia. Hampir semua orang dilahirkan di dan selanjutnya menjadi anggota sebuah kelompok atau satuan sosial yang disebut keluarga. Secara otomatis, bayi tersebut menjadi anggota atau warga sebuah rukun tetangga, rukun warga, desa, kelurahan, kecamatan, kabupaten, dan negara. Baca pos ini lebih lanjut

MASYARAKAT MULTIKULTURAL

Pendahuluan

Kelompok merupakan inti dari kehidupan dalam masyarakat (Henslin, 2006, halaman 120). Hampir setiap aktivitas individu anggota masyarakat dilakukan dalam kelompok. Bahkan, bagi banyak orang, terputusnya hubungan dengan seluruh jaringan kelompok secara total bermakna sama dengan sebuah hukuman mati. Kita menjadi “diri kita” melalui keanggotaan kita dalam kelompok. Cara berfikir, cara berperasaan, dan cara bertindak yang akhirnya menjadi identitas kepribadian kita, dibentuk melalui kelompok, atau tepatnya berbagai kelompok di mana kita menjadi anggotanya, atau kelompok yang kita jadikan rujukan. Baca pos ini lebih lanjut

MOBILITAS SOSIAL

Pengertian Mobilitas Sosial

Istilah mobilitas (Ing: mobility) berasal darai kata mobilis (Latin) yang artinya bergerak atau berpindah. Meskipun demikian mobilitas sosial tidak sama dengan gerakan sosial.

Yang dimaksud gerakan sosial (social movement) suatu kegiatan yang dilakukan oleh suatu kelas atau golongan sosial untuk memperoleh tujuan-tujuan yang diinginkan.

Mobilitas sosial merupakan perubahan posisi atau kedudukan orang atau kelompok orang dalam struktur sosial, misalnya dari satu lapisan ke lapisan lain yang lebih atas ataupun lebih bawah, atau dari satu kelompok/golongan ke kelompok/golongan lain. Baca pos ini lebih lanjut

Struktur Sosial

A. Pengertian Struktur Sosial

Struktur sosial merupakan susunan atau konfigurasi dari unsur-unsur sosial yang pokok dalam masyarakat, yaitu kelompok,  kelas sosial,  nilai dan norma sosial, dan lembaga sosial.

Struktur sosial merupakan ruang abstrak dalam masyarakat, sebagaimana ruang geografi yang kita kenal dan lebih konkrit. Kalau dalam ruang geografi kita dapat mempunyai alamat geografik (titik posisi atau lokasi kita berada), misalnya SMA Negeri 3 Yogyakarta berlokasi di Jalan Yos Sudarso  7, Kaluarhan Kota Baru, Kecamatan Gondokusuman, Kota  Yogyakarta,  maka demikian jugalah di ruang sosial, maka di ruang sosial atau struktur sosial, kita pun punya alamat sosial.  Di manakan posisi SMA Negeri 3 Yogyakarta di ruang sosial? Tergantung pada parameter apa yang kita gunakan, apakah nilai dan norma, kelompok, status atau kelas sosial, atau kah lembaga sosial. Baca pos ini lebih lanjut